Seting Telnet Server di Windows

Mengenal Telnet

Telnet adalah layanan jaringan yang digunakan untuk meremote server dengan menggunakan interface Command Line. Telnet server bisa berjalan di Linux dan Windows ataupun sembarang server termasuk Mikrotik dan modem ADSL. Namun dalam kasus ini, kita hanya akan membahas seting server di Windows.

Alasan memakai Telnet
Mengapa Pakai telnet padahal desktop dan interface GUI sudah ada, bukannya kita bisa meremaote komputer dengan Remote desktop? Alasannya ada dua yaitu

  1. lebih efektif, perintah command line lebih cepat di eksekusi dan tidak ribet. Jika kita menggunakan GUI, kita perlu banyak menu dan klik yang harus dilakukan. menu GUI memang nyaman bagi end user, tapi bagi yang sudah ahli, menggunakan telnet dan perintah Command line jauh lebih cepat.
  2. Hemat Bandwidth, Telnet hanya mentransfer text perintah dan output sehingga membutuhkan bandwidth yang sangat kecil.

kekurangan Telnet

Dengan segala kelebihan yang ada, telnet juga mempunyai kekurangan, dua hal yang paling nampak adalah sbb:

  1. Meremote komputer dengan telnet tidak aman karena username dan password bisa disadap dengan mudah.
  2. User/admin harus paham perintah command line

Instalasi Server dan Client 

sebelum kita bisa meremote komputer dengan telnet, baik disi komputer yang akan diremote harus sudah terinstall aplikasi telnet. Secara default, telnet  otomatis terinstall windows XP. Sedangkan Pengguna Windows 7 dan 8 harus menginstallnya terlebih dahulu. Untungnya bagi pengguna Windows 7/8 kita tidak perlu memasukan CD instlalasinya. Cukup Masuk ke kontrol panel dan masuk ke menu Program and feature. Namun, cara yang akan saya ajarkan lebih sederhana, cukup membuka CMD (command prompt )  (klik kanan icon cmd, Run as Adminstrator ) dan jalankan perintah berikut :

Install telnet server

pkgmgr /iu:"TelnetServer"

install telnet client

pkgmgr /iu:"TelnetClient"

Start/Stop Telnet Server

Setelah instalasi sukses,  masih di CMD, ketik perintah

services.msc

Setelah jendela Service terbuka, cari baris telnet dan klik kanan-> properties

Service Manager

properties

Tampilan telnet properties

Ubah startup type menjadi otomatic lalu klik Apply

Start Telnet server 

sekarang kita jalankan telnet server dengan perintah

net start telnet

Stop Telnet Server
Untuk mematikan telnet ketik

net stop telnet

Menambahkan user ke telnetGroup

User tidak bisa secara langsung meremote server walaupun username dan passwordnya benar, Langkah yang jarang dibahas padahal langkah ini penting adalah menambahkan user kedalam telnetGroup. Caranya sbb

  1. Masih di CMD, ketik mmc  lusrmgr.msc
  2. di navigation pane klik group
  3. klik telnetGroup di panel kanan lalu pilih Add to Group
  4. masukan nama user yang bisa melakukan telnet, jangan lupa checkname untuk memastikan bahwa user tersebut ada.
  5. klik ok , tutup semua jendela Local user group.
menambah user ke telnetGroup

menambah user ke telnetGroup

Meremote dari komputer lain

masuk ke CMD lalu ketikan perintah telnet ipserver  misalkan ip servernya adalah 192.168.55.101, maka perintahnya

telnet 192.168.55.101

anda akan dihadapkan pada menu login dan anda harus memasukan username dan password user yang sudah anda beri aksses di telnetGroup. Saat anda memasukan password, tampilan layar tidak akan menampilkan password yang anda ketik, termasuk tanda **** atau sejenisnya.

Yang lebih penting adalah, pastikan firewall memperbolahkan akses telnet dari luar . Komputer yang mau meremote server windows tidak harus sesama windows, anda bisa memakai Mac, Linux bahkan android atau iPad bisa mengakses server telnet anda.

Welcome to Microsoft Telnet Service

login:

setelah masuk, berikut ini adalah tampilannya

*===============================================================
Microsoft Telnet Server.
*===============================================================
C:\Users\candra>

Gimana? gampang kan?

Referensi Lanjut:http://technet.microsoft.com/en-us/library/cc732339(v=ws.10).aspx

Tutorial Nmap

Nmap adalah tool yang digunakan untuk mengecek port yang terbuka dari sebuah server atau komputer. Ketika sebuah port jaringan terbuka maka pasti ada layanan dibelakangnya, bisa berupa webserver, FTP dan layanan lainnya. Nmap sendiri adalah tool hacking yang sangat canggih dan komplek. Nmap tersedia baik di Linux maupun windows. Jika anda pengguna ubuntu anda bisa menginstallnya dengan cara

sudo apt-get install nmap 

Sedangkan jika anda pemakai windows silahkan download installernya di nmap.org

Di tutorial ini saya hanya akan mengajarkan cara praktis memakai nmap untuk melakukan 3 hal yaitu

  1. Mendeteksi komputer yang hidup dalam jaringan
  2. Mendeteksi port yang terbuka
  3. Mendeteksi OS komputer target

Mendeteksi komputer yang hidup dalam jaringan
Perintah :nmap -SP [rangeip]

C:\Documents and Settings\candra>nmap  -sP 192.168.55.50-60

Starting Nmap 6.01 ( http://nmap.org ) at 2012-10-29 10:26 SE Asia

Nmap scan report for 192.168.55.55
Host is up (0.00s latency).
MAC Address: F0:DE:F1:66:11:2C (Wistron InfoComm (Kunshan)Co)
Nmap scan report for 192.168.55.56
Host is up (0.078s latency).
MAC Address: 90:00:4E:87:F0:A8 (Hon Hai Precision Ind. Co.)
Nmap scan report for 192.168.55.57
Host is up (0.063s latency).
MAC Address: BC:47:60:7C:DA:5E (Samsung Electronics Co.)
Nmap done: 4 IP addresses (3 hosts up) scanned in 1.28 seconds

Dari hasil analisa tampak bahwa dari range ip 192.168.55.50 – 192.168.55.60 ada 3 komputer yan hidup. Nilai plusnya anda juga bisa melihat mac Addres sekaligus merek kartu jaringannya.

Mendeteksi Port yang terbuka
Jika yang kita scan adalah server yang sedang kita bangun, kita bisa dengan cepat mengecek apakah sebuah service berjalan atau tidak dengan nmap. Contoh realnya ketika anda menginstall SSH server namun ketika di remote selalu gagal, bisa saja karena memang service SSH belum di jalankan.

Perintah : nmap -sS [IPtarget]

C:\Documents and Settings\candra>nmap -sS 192.168.55.55

Starting Nmap 6.01 ( http://nmap.org ) at 2012-10-29 10:32 SE As

Nmap scan report for 192.168.55.55
Host is up (0.032s latency).
Not shown: 989 closed ports
PORT      STATE SERVICE
135/tcp   open  msrpc
139/tcp   open  netbios-ssn
445/tcp   open  microsoft-ds
5800/tcp  open  vnc-http
5900/tcp  open  vnc

MAC Address: 90:00:4E:87:F0:A8 (Hon Hai Precision Ind. Co.)

Dari hasil scanning, tampak bahwa ada 5 port yang terbuka. Dari layananya port port ini ternyata menyediakan file sharing dan remote desktop VNC. sepertinya Komputernya menggunakan windows? Tapi anda yakin itu windows? Mari kita gunakan teknik ke 3.

Mendeteksi Sistem operasi target
perintah nmap -O [iptarget]

C:\Documents and Settings\candra>nmap -O  192.168.55.55
Starting Nmap 6.01 ( http://nmap.org ) at 2012-10-29 10:28 SE Asia Standard T

Nmap scan report for 192.168.55.55
Host is up (0.0053s latency).
Not shown: 989 closed ports
PORT      STATE SERVICE
135/tcp   open  msrpc
139/tcp   open  netbios-ssn
445/tcp   open  microsoft-ds
5800/tcp  open  vnc-http
5900/tcp  open  vnc

MAC Address: 90:00:4E:87:F0:A8 (Hon Hai Precision Ind. Co.)
Device type: general purpose
Running: Microsoft Windows 7|2008
OS CPE: cpe:/o:microsoft:windows_7 cpe:/o:microsoft:windows_server_2008::sp1
OS details: Microsoft Windows 7 or Windows Server 2008 SP1
Network Distance: 1 hop

Nmap tidak bisa memberikan info pasti tentang OS, namun hanya terbatas menebak sistem operasi yang dipakai. Perhatikan hasil scan diatas, ip 192.168.55.55 kemungkinan besar menggunakan Windows 7 atau Windows server 2008.

Hal yang penting saat menggunakan nmap, gunakan pada jaringan anda sendiri, bukan jaringan orang lain. Nmap sendiri mempunyai banyak parameter dan fitur lain yang sangat canggih, apa yang saya tulis disini tidak lebih dari 10% kemampuan nmap yang sebenarnya. Yup, sekian dulu semoga tutorial ini bermanfaat.